Main Article Content
Abstract
This study explores the implementation of learning management in the Kurikulum Merdeka framework at SMP Negeri 1 Bastem, a junior high school located in a 3T (frontier, outermost, disadvantaged) area of Luwu Regency, South Sulawesi. Using a qualitative embedded case study design, data were collected through observation, semi-structured interviews with the principal, vice principal for curriculum, and subject teachers, as well as document analysis of KOSP, teaching modules, and project modules. Data were analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that the management of Kurikulum Merdeka follows a relatively systematic cycle of planning, organizing, implementation, and evaluation. Planning is reflected in the preparation of the Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, development of differentiated teaching and project modules, and the use of the Merdeka Mengajar Platform. Organizing appears in the allocation of 20–30% lesson hours for project-based learning and the determination of local content in the form of regional language subjects to strengthen local wisdom. Implementation combines differentiated intrakurikuler learning with kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila using themes of local wisdom, engineering and technology, and entrepreneurship. Evaluation is conducted through diagnostic, formative, and summative assessments followed by remedial and enrichment programs. The study also identifies key challenges, including uneven teacher readiness, limited training and facilities, and students’ low learning autonomy, while highlighting the school’s adaptive strategies through collegial collaboration and contextual innovation in managing Kurikulum Merdeka.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership (IJEAMaL), the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- The publication has been approved by the author(s) and by responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with the International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership (IJEAMaL) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership (IJEAMaL) right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership (IJEAMaL) published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
References
- Aini Qolbiyah. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(1).
- Alawiyah, F. (2008). Kompilasi undang-undang dan peraturan bidang pendidikan. Jakarta: FTIK Press.
- Alfiyah, R. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Darul Ulum Surabaya. International Conference on Islamic Studies (ICIS), 1(1).
- Astuti, M. F., & Sari, R. (2024). Peran guru dalam manajemen pembelajaran Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(1), 45–58.
- Daulay, H. P. (2012). Pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
- Fadilah, N., & Yuliana, S. (2023). Implementasi fungsi manajemen dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Administrasi Pendidikan Nusantara, 5(2), 118–126.
- Harizahayu, N., & Putro, S. C. (2023). Evaluasi kebijakan penerapan Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan dasar. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 12(1), 45–58.
- Hasanah, R., & Putri, N. H. (2023). Manajemen pembelajaran dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 101–115.
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022a). Panduan pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan. Jakarta: Kemdikbudristek.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022b). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen.
- Lence Leny. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan pusat keunggulan. Prosiding Sentrikjar, 1(1).
- Machali, I., & Kurniawan, D. (2021). Manajemen pendidikan: Konsep dan praktik. Yogyakarta: Deepublish.
- Marlina, S., & Hasyim, R. (2023). Praktik baik manajemen pembelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah wilayah tertinggal. Makassar: Literasi Edukatif.
- Munandar, A. (2017). Membantu generasi berkarakter melalui pengembangan pendidikan Indonesia. Prosiding Aula Handayani IKIP Mataram, 130–138.
- Nurlaela, L., & Rosyidi, M. A. (2022). Manajemen pendidikan: Konsep, teori, dan implementasi di lembaga pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.
- Prasetyo, R. H., & Lestari, W. (2022). Manajemen pembelajaran di era digital. Bandung: Alfabeta.
- Priatna, T. (2023). Strategi manajemen pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Bandung: CV Literasi Nusantara.
- Rachmadtullah, R., Djuanda, D., & Cahyono, Y. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 12(1), 45–58.
- Rahayu, R., Musadad, R., & Widodo, A. M. (2022). Manajemen kurikulum: Konsep, perencanaan, dan implementasi di satuan pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.
- Ramadhan, M. (2021). Metode penelitian pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
- Ramadhanis, Z., Taufina, T., & Zikriyani, Z. (2021). Model pembelajaran dan manajemen kelas dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.
- Rusdiana, & Ratnawulan, E. (2022). Manajemen kurikulum: Konsep, prinsip, dan aplikasi di sekolah/madrasah. Bandung: ARSAD Press.
- Setiawan, A., & Putri, M. R. (2024). Inovasi lokal dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di daerah 3T. Jurnal Pendidikan Nusantara, 8(1), 27–41.
- Teguh Triwiyanto. (2022). Manajemen kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
- Ulinniam, Hidayat, Barlian, U. C., & Iriantara, Y. (2021). Penerapan Kurikulum 2013 dan transisinya menuju Kurikulum Merdeka di pesantren Tahfidz Qullub Indramayu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
- Wardani, A., & Ayriza, Y. (2020). Analisis kendala orang tua dalam mendampingi belajar anak usia dini pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1).
- Wiji, dkk. (2021). Manajemen pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.
- Winarti, D., & Handayani, S. (2022). Peran guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 150–166.